Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Penulis Blog untuk Pemula

Halo sobat bloger dimanapun Anda berada, pada posting kali ini saya akan berbagi tips bagaimana cara menjadi penulis blog untuk pemula. Bukan berarti di sini saya mengajari Anda ya. Tulisan ini bertujuan hanya untuk berbagi apa yang telah saya ketahui selama ini, dari pengalaman pribadi tentunya.

Apabila Anda berkenan, silahkan ikuti setiap panduan yang akan saya tulis ini dengan seksama. Agar Anda mengambil ilmunya. Paling tidak, minimal dapat menulis artikel yang SEO friendly. Sehingga, tulisan Anda lebih mudah mendapat peringkat di mesin pencari. Tanpa berlama-lama, langsung saja kita ke pembahasan utama.

Cara menjadi penulis blog untuk pemula

cara menjadi penulis blog untuk pemula

1. Belajar memahami jenis-jenis artikel

Sebelum Anda menulis, sebaiknya pahami terlebih dahulu jenis konten artikel apa yang akan dibuat. Contohnya, apakah itu jenis artikel berita, teknologi, relationship, tutorial, curhat dan lain sebagainya.

Misalnya, jika Anda ingin menulis artikel berita, maka Anda harus banyak membaca artikel dari media-media besar Indonesia yang telah tampil di google berita atau google discover. Pahami struktur artikelnya, mulai dari paragraf pertama, kedua dan seterusnya.

Begitupun dengan jenis kategori yang lain seperti yang telah saya jelaskan di atas. Sembari memahami, usahakan untuk mencatatnya dalam bentuk kerangka artikel berdasarkan jenis kategori artikel masing-masing. 

Lalu, cobalah bandingkan untuk mengetahui dimana letak perbedaannya. Jika sudah paham, gunakan mode ATM (amati, tiru, dan modifikasi) dengan kalimat dan gaya bahasa Anda sendiri.

2. Belajar riset keyword (kata kunci)

Setelah Anda memahami jenis-jenis artikel seperti yang telah saya jelaskan pada poin nomor 1 di atas, maka tahap selanjutnya yaitu mempelajari bagaimana caranya riset keyword.

Meskipun Anda adalah seorang bloger pemula, namun kemampuan untuk mencari keyword yang tepat harus di pelajari sedini mungkin. Karena, jika Anda tidak menguasainya, maka tulisan yang Anda buat akan cukup sulit bersaing di mesin pencari.

Ada beberapa tool (alat) gratis yang dapat Anda gunakan untuk mencari kata kunci, antara lain:
  • Google keyword planner
  • Ahrefs
  • Keyword surfer
  • Google trends 
  • Google search console
  • dll.
Masih ada banyak tool lain yang bisa digunakan. Namun sejauh ini, saya cukup menggunakan dari daftar yang telah saya sebutkan di atas. Selain bisa digunakan gratis, hasilnya juga cukup akurat.

Setelah Anda mendapatkan keyword yang menurut Anda bisa dijadikan artikel, jangan lupa untuk mengecek tingkat persaingannya di mesin pencari ya. 

Sebaiknya, gunakan kata kunci dengan tingkat persaingan sangat rendah dan ada yang mencarinya. Agar nantinya, artikel tersebut lebih mudah masuk di halaman 1 google (page one).


Hal ini berlaku bagi bloger yang menargetkan trafik organik ya !

Tapi, jika target pembaca tulisan Anda adalah media sosial, maka kemampuan riset keyword ini bukanlah suatu kewajiban. Asalkan Anda mampu membuat judul yang mampu membuat orang penasaran lalu tertarik untuk membacanya, maka itu sudah cukup baik.

3. Belajar menulis artikel SEO

Kebetulan, Anda membaca artikel ini ketika saya sudah cukup paham tentang menulis artikel yang SEO. Meskipun saya harus menghabiskan waktu 2 tahun untuk menguasainya, namun disini akan saya bagikan secara gratis ilmu telah saya dapatkan selama ini.

Setelah Anda mendapatkan kata kunci yang tepat, maka langkah selanjutnya yaitu dengan menempatkan keyword tersebut di dalam artikel. Apabila tujuan Anda ini adalah menulis artikel SEO, maka Anda harus paham dimana saja keyword akan di tempatkan/diletakan.

Biasanya, saya menempatkan kata kunci (keyword) pada judul (h1), sub judul (h2), url/permalink, deskripsi penelusuran, alt image, dan pada beberapa paragraf (awal, tengah, akhir). Asalkan tulisan Anda mengalir dan mudah dibaca, seharusnya tidak terlalu sulit untuk menempatkannya.

4. Mulailah menulis dari yang paling dikuasai

Setelah Anda mempunyai bekal dari ke tiga poin utama di atas, maka langkah selanjutnya yaitu dengan menulis sesuai keahlian bidang Anda masing-masing. Hal ini sangat penting agar kemampuan dalam menulis, cepat ter asah dan produktifitas dalam pembuatan konten artikel juga cepat meningkat.

Apabila Anda berniat untuk mendapatkan penghasilan dari blog dalam waktu yang relatif lebih cepat di banding bloger pemula lainnya, maka Anda harus mampu memproduksi konten artikel setiap hari. 

Jika dalam sehari minimal 1 saja, maka dalam setahun, blog Anda sudah mempunyai 365 artikel. Dengan catatan, artikel yang Anda buat itu harus mampu mendatangkan pengunjung ya. 

Bukan artikel asal-asalan ibarat bagai buih di lautan. Sebaiknya, usahakan membuat batas minimal di setiap artikelnya itu 300 kata. Jika mampu 600 kata ke atas, itu akan lebih baik ke depannya.

Penutup

Itulah beberapa cara menjadi penulis blog untuk pemula yang telah kita bahas bersama. Setiap bloger mempunyai tekniknya masing-masing. Selebihnya, semua tergantung pada Anda sendiri ke depannya. Semoga tulisan singkat ini dapat membantu Anda dalam hal kepenulisan khususnya menulis artikel blog.
Rio Ve
Rio Ve Blogger

Posting Komentar untuk "Cara Menjadi Penulis Blog untuk Pemula"