Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Resiko Tinggal Serumah dengan Mertua

Ada beberapa resiko tinggal serumah dengan mertua yang perlu Anda ketahui. Hal ini penting untuk persiapan jika suatu saat harus tinggal bersama orang tua dari pasangan tercinta. Karena, jika Anda nantinya benar-benar mengalami hal itu, maka paling tidak sudah mempunyai gambaran.

Sehingga Anda tidak kaget lagi, atau minimal mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan tinggal dirumah sendiri.

Oleh sebab itu, pada posting kali ini akan kita bahas, apa saja kira-kira yang akan terjadi jika tinggal bersama mertua serta apa saja dampak yang terjadi pada rumah tangga Anda. Berikut selengkapnya.

Resiko tinggal serumah dengan mertua

resiko tinggal serumah dengan mertua


1. Keikutsertaan dalam privasi rumah tangga

Resiko pertama yang sering terjadi ketika tinggal bersama mertua yaitu tentang masalah privasi. Misalnya, ketika terjadi masalah dalam rumah tangga, biasanya orang tua dari pasangan (mertua) akan sedikit banyak mengetahui.

Tentu mereka tidak akan tinggal diam mengetahui anak kesayangannya sedang ada masalah. Alih-alih memberi nasihat dengan "judul" mertua sudah banyak makan asam garam kehidupan. Namun terkadang, bukannya menyelesaikan masalah, malah menjadi tambah rumit.

Hal ini bisa terjadi karena cara pandang dalam penyelesaian tiap orang tentu berbeda. Apalagi, masalah yang terjadi saat ini, terkadang berbeda dari masalah rumah tangga masa lalu. Dengan begitu, dibutuhkan proses yang berbeda dalam menyelesaikannya.

2. Tidak bisa bebas seperti tinggal dirumah sendiri

Yang namanya tinggal bersama mertua, secara tidak langsung akan membatasi diri Anda dengan pasangan. Misalnya, dalam hal mencuci pakaian. Mungkin anda ingin mengerjakannya sesuai keinginan sendiri. Entah itu sehari sekali, 2 hari sekali dan seterusnya. Namun karena mertua menginginkan cara lain, maka mau tidak mau Anda harus mengikutinya.

Contoh kedua yaitu dalam hal masakan. Mungkin Anda mempunyai makanan favorit, tapi ternyata mertua Anda kebalikannya. Atau malah menghindarinya karena alasan tertentu. Sebagai menantu yang menghargai perasaan mertua, tentu Anda akan mengalah. Bayangkan jika keadaan ini terjadi selama bertahun-tahun.

Contoh selanjutnya yaitu dalam hal mengelola keuangan. Anda pasti punya rencana tersendiri bersama pasangan. Entah itu untuk menabung, membeli barang tertentu, atau mempunyai impian perihal pengelolaan keuangan Anda. 

Namun, pada praktiknya ternyata tidak sesuai harapan. Terkadang, ketika Anda akan atau telah membeli barang tersebut, tapi malah dianggap boros oleh mertua. Atau, Anda menahan belanja demi impian rencana yang sudah ada, tapi malah dianggap terlalu hitung-hitungan atau yang lainnya.

3. Harus taat pada peraturan yang mereka tentukan di rumah

Jika kebetulan Anda masih menumpang tinggal bersama mertua dan belum punya rumah sendiri, maka harus siap-siap resikonya. Sebagai seorang menantu maka Anda harus sadar karena posisinya adalah sebagai seorang pendatang.

Mau tidak mau, suka tidak suka ya harus mengikuti segala kebiasaan atau aturan yang telah berlaku selama ini di rumah mertua. Misalnya, tidak mungkin kan? Anda hanya akan diam saja ketika melihat mertua sedang melakukan suatu pekerjaan dirumah.

Kebetulan, saat itu Anda baru pulang kerja dan tubuh terasa lelah ingin istirahat. Namun karena rasa "nggak enak, rikuh dan sebagainya" maka tidak peduli seberapa lelah tubuh itu, Anda harus membantu mertua.

4. Tidak bisa leluasa melakukan kebiasaan

Apapun yang Anda lakukan, tidak akan luput dari perhatian mertua Anda. Misalnya, selama ini Anda mempunyai kebiasaan sering makan diluar. Tapi setelah Anda tinggal bersama mertua, pasti akan merasa tidak enak jika harus tetap pada kebiasaan tersebut.

Apalagi, jika selama ini Anda sering pergi main ke tempat teman hingga larut malam baru pulang, tentu hal itu cukup menjadi dilema. Meskipun sebenarnya mereka tidak ada masalah dengan kebiasaan tersebut, namun sebagai menantu terkadang merasa tidak bisa leluasa seperti dirumah sendiri. Dan masih banyak contoh yang lain, seperti tidak bisa leluasa bercanda bersama pasangan setiap saat.

Baca juga : Cobaan sebelum menikah yang sering terjadi

Penutup

Itulah beberapa resiko tinggal serumah dengan mertua yang mungkin dapat menambah wawasan Anda. Jika suatu saat Anda mengalaminya, paling tidak Anda sudah tau bagaimana bersikap kepada mereka.Tinggal bersama mertua tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Jika ada tekanan atau masalah yang menyertainya, itu hanya tergantung dari bagaimana cara Anda bisa sabar menghadapinya. Terkadang kita tidak bisa memilih apa yang akan terjadi kelak, tapi yakinlah jika itu sudah menjadi takdir dari yang di atas, tentu ada alasan tersendiri yang akan membawanya pada kebaikan.

Rio Ve
Rio Ve Blogger

Posting Komentar untuk "4 Resiko Tinggal Serumah dengan Mertua"